Jadi Orang Yang Terlupakan.

1025 Words

"Maklum, ya, Vin." "Kebiasaan orang tua, melupakan apa saja yang ingin mereka kerjakan," ujar Ghina, sama sekali tidak menaruh curiga mengapa memori jangka pendeknya hilang begitu cepat. Sementara putra sulungnya itu tidak berniat untuk menanggapi kalimat Ghina dengan sama tenangnya. Kekhawatiran justru tercetak lebih jelas di raut wajah Calvin. "Kalau Bunda merasa tidak enak badan, Calvin sarankan agar Bunda beristirahat saja." "Apa perlu Calvin panggilkan dokter? Bunda terlihat pucat," imbuhnya, masih memerhatikan sang Ibu dengan intens. Ghina menggeleng dengan cepat, "Terima kasih, tapi Bunda tidak butuh dokter," seru wanita itu, buru-buru. Entah mengapa mengetahui Calvin yang berkata demikian membuat Ghina merasa tak nyaman. Ghina sangat benci bila harus menyulitkan orang lain,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD