Butuh usaha keras melepaskan diri dari pelayan rumahnya. Ghina tidak mengerti mengapa Mbok yang bekerja untuk keluarganya itu mendadak selalu mencurigai gerak-gerik yang ia lakukan. "Ini aneh, sikap Mbok Lastri terhadapku benar-benar aneh!" tukasnya, dengan napas naik turun, ketakutan. "Tidak biasanya ia melakukan pemeriksaan acak, mendadak bertanya ini dan itu." "Seperti ada yang ia amati dariku, tapi apa?" Masih sibuk mencari jawaban dari teka-teki yang ia alami, tetapi tidak ada satupun yang rasanya cocok. "Apa Mbok mendapat tugas khusus dari Mas Zalman untuk mengawasiku dan anak-anak?" tebak Ghina, cemas. Ia mengigit ujung jari-jarinya, benar-benar menekankan bahwa saat ini ia terpojok. Matanya tidak bisa berhenti menatap sekitar, waspada. "Jika benar, apa yang Mas Zalman pikirka

