Ghina merasa tertarik dengan ucapan pelayan Mall yang membantunya, beberapa saat lalu. Tepat kala ia mencoba mencaritahu kelebihan apa saja yang bisa ia dapat kala memegang lisensi VIP dengan kartu berharga di tangannya ini. "Apa saya juga bisa meminta ruangan pribadi untuk saya gunakan bertemu dengan seseorang?" "Tentu saja, Bu. Kami akan segera siapkan." Selagi pelayan Mall menyiapkan ruangan khususnya, Ghina dengan cepat menghubungi seseorang. Tidak butuh waktu lama bagi si mata duitan Farhan mendatangi Ghina, bertanya kejutan apa yang wanita itu persiapkan untuknya. Penampilannya masih sama, norak dengan banyak perhiasan di tubuhnya, hasil pemerasan. Tersenyum lebar saat tahu Ghina sedang menunggunya, membayangkan jumlah nominal yang bisa ia dapati. "Hallo, Sayangku!" pekiknya,

