Kekhawatiran Anak Perempuan Zalman.

1032 Words

"Sendirian aja, La?" Kehadiran Aldi yang tiba-tiba membuat jantung Kila berdebar lebih kencang, sebab terkejut. Ia tak menyangka lamunan panjangnya akan berakhir dikarenakan keberadaan pria itu. "Gua nyariin elo dari tadi, rupanya diem di sini. Lagi liat mancur?" basa-basi lelaki tampan tersebut, wajahnya berseri bahagia. Kila mengangguk malu, merapatkan tangannya gugup. "Di sini terasa nyaman," katanya, berbisik pelan. Tepat di halaman belakang sekolah, terdapat air mancur yang dikelilingi bunga berwarna-warni yang tumbuh subur. Bagian favorit Kila menghabiskan waktunya. "Kalau mau ke tempat bagus, lain kali ajakin gua, ya? Jangan dateng sendiri." Aldi mengutarakan permintaan khususnya, sembari terus menatap pada Kila. Gadis yang mendapati permohonan tulus itu hanya melirik sekilas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD