Munculnya Jin Baru

1578 Words

[CATATAN: Bab ini merupakan kelanjutan langsung dari kepanikan luar biasa Dika di ending saat diseret masuk ke rumpun bambu.] "REFAAAANN!!! TOLOOOONG!!! REFAAAAANNNN!!! GUE MASIH MAU HIDUP, VAAANNN!!!" Teriakan Dika melengking memecah kesunyian rumpun bambu yang gelap, tapi suaranya seperti tertelan oleh pusaran angin hitam yang sangat pekat. Tubuh Dika yang tambun itu diseret paksa di atas tanah becek, melewati akar-akar bambu yang tajam sampai singlet kuningnya robek-robek. Dika menangis sesenggukan dengan ingus yang meleleh ke mana-mana. Wajahnya yang i***t makin terlihat hancur karena ketakutan yang luar biasa. Dia merasa kaki-kaki kerdil atau tangan ghaib sedang memegangi kakinya, menariknya masuk ke dalam lubang hitam di balik rimbunnya bambu petung. "Ampun, Mbah! Ampun! Gue janji

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD