Dingin. Alam rasakan telapak tangannya sendiri yang kebas di kala duduk menunggu hasil pemeriksaan dokter terhadap istri yang baru saja Alam bawa ke rumah sakit ini, rumah sakit terdekat dari hotel yang semula Alam tempati. Di mana tadi dia panik sekali. Satu sisi ada anak-anak yang tak mungkin dia bawa atau bahkan ditinggal pergi, sisi lain ada Rana dan kandungannya yang harus segera ditangani. Alam kalut. Segera dia hubungi Awan, meminta putra sulungnya untuk datang bersama baby sitter Bintang Gemilang. Bersyukur hotel yang Alam singgahi belum tembus di Bandung, masih daerah Jakarta dan cukup dekat dengan kompleks perumahannya. Sambil menunggu mereka, Alam mengusap-usap perut Rana sambil mencoba menenangkannya. Alam kecup kepala Rana, terus begitu dan Rana tidak menolak sebab fokusnya

