Jilid II - 56: Penuh Arti

1934 Words

Pertemuan saat itu dengan Anggita benar-benar merupakan pertemuan akhir berikut kehidupan Awan yang telah benar dikunci dari keberadaan mantan sebab Nara teramat cemburuan. Ya, Awan juga, sih. Sama-sama cemburuan. Dari jauh-jauh hari sudah bersepakat untuk mengatasi masalah kadar cemburu masing-masing yakni dengan terbuka dan saat itu juga bercerita tanpa terkecuali, menjadi salah satu poinnya. Sungguh, waktu berlalu amat tak terasa hingga kini Awan sudah membelikan tiga gendongan anak yang bisa digendong dari arah depan pun belakang. Bukan soal uang, melainkan soal anak-anak yang telah bisa digendong dalam posisi demikian. Perkembangannya, mereka sudah bisa duduk sendiri. Lucu, lucu sekali. Mulai dari pertama mereka satu per satu bisa tiduran menyamping, lalu naik tingkat bisa tengkur

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD