Ekstra Part One

2256 Words

Suara tepuk tangan memenuhi ball room mewah pesta pernikahan Nadhief dan Malika. Mereka ini sudah menikah lebih dari 5 tahun, namun tetap mengadakan resepsi pernikahan atas paksaan dari Arina. Malika sudah bersikukuh menolak, tetap saja Arina tidak mau mendengarkannya. Mungkin kalau di bandingkan dengan kedua sahabatnya, pesta pernikahan Malika tergolong yang paling mewah dengan ribuan tamu undangan. “Anakmu, Abang. Malu-malu begitu, beda sama Auris. Sejak keluar tadi sudah melambaikan tangan pada tamu undangan,” bisik Malika. “Mika, jarang sekali tampil di hadapan publik, Yang. Kalau Auris sudah sering sekali ikut Kak Ace ke acara perusahaan.” “Benar juga, sih. Meskipun malu-malu begitu jalannya, Mika masih sangat menggemaskan.” “Anak siapa dulu?” tanya Nadhief dengan sombongnya. “H

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD