Perkara Sambal

1667 Words

Opa Satya masih menggelengkan kepalanya, tidak habis pikir dengan kelakuan kedua cucunya yang baru saja berbuat m***m di ruang perawatan. Meskipun begitu, dia maklum karena keduanya adalah pasangan pengantin baru yang sedang hangat-hangatnya mengeksplore hal baru. Nadhief sudah turun dari ranjang sang istri, dia kini sedang makan makanan yang di bawakan oleh Opa Satya. Sementara Malika menyibukkan dirinya dengan membaca buku yang di bawakan oleh Arina. “Opa ngak mau makan juga?” tanya Nadhief. “Sudah hilang selera Opa, kalian sudah menyuguhi dengan makanan berat yang membuat perut menjadi kenyang,” jawab Opa dengan sinis. Bukannya merasa bersalah Nadhief justru terkekeh, dia senang sekali dapat membuat Opanya berwajah masam. “Maaf, Opa. Lagian kenapa ngak kasih kabar dulu kalau mau men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD