Bab.114 Senja, Freya Dan Dini.

1014 Words

Semburat warna jingga menghias cakrawala senja. Debur ombak sesekali menyapa telapak kaki Freya di atas butiran pasir putih. Pantai dan kemilau matahari merah yang telah sampai di ujung batasnya, akan selalu punya makna tersendiri untuknya. Karena di sana lah, seseorang meletakkan hati dan seluruh cintanya dalam genggaman tangan Freya ketika itu. "Frey ..." Freya menoleh, seseorang berdiri tak jauh darinya dengan senyum mengembang di bibirnya. "Ayo, sudah waktunya kamu pulang!" ucapnya. "Nanti dulu, sayang sekali kalau melewatkan pemandangan seindah ini." sahut Freya menggeleng enggan. "Bang Ibra pasti sudah menunggumu." "Sebentar lagi Din. Jangan khawatir, dia tidak akan marah." Dini melangkah mendekat, harum parfum bunga menguar menyapa penciuman Freya saat wanita tomboy yang suda

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD