Bab.126 Pesan Jonathan

1213 Words

Satria diam membisu. Amarah masih terlihat jelas menguar dari wajahnya yang merah padam. Dia tahu salah karena sudah lepas kendali, padahal ada papanya di sini. Satu hal yang sebenarnya sangat tidak dia inginkan, membuat ayah angkatnya yang akan menjalani operasi justru terbebani rasa khawatir padanya. Tapi sudah terlanjur, semua terjadi begitu saja. Bukan hal mudah baginya menekan perasaan sakit saat berhadapan dengan anak orang yang sudah melemparnya ke neraka dunia hidupnya. "Mulai sekarang berhati-hatilah pada Tirta Adiwangsa, Fa. Satria tidak bohong, pria itu licik dan serakah." Ibra mendekat dan duduk di samping ayah mertuanya. Sedang Jonathan sendiri masih terus menatap Satria dengan sorot matanya yang tidak terbaca. Bukan hanya kaget karena Satria ternyata sudah tahu semua rah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD