Ibra masih betah memandangi wajah cantik istrinya yang sedang tertidur pulas di pangkuannya. Freya terlihat begitu tenang seolah tanpa beban. Iya, memang sudah seharusnya begitu. Mulai saat ini dia ingin istrinya hidup bahagia tanpa menanggung beban apapun, apalagi sakit hati. Tapi akankah semudah itu mewujudkannya, sedangkan bahaya seakan semakin terasa dekat dan mengintai dimanapun Freya berada. Hana memang sudah lenyap, tapi melihat gelagat Ega hari ini sepertinya Ibra harus lebih ekstra hati hati lagi menjaga istrinya. Kali ini perkiraannya benar benar meleset, tadinya dia pikir Reza adalah ancaman terbesar yang harus disingkirkan, namun ternyata Ega jauh lebih berbahaya. Tangan Ibra juga kotor, tapi setidaknya dia bukan pengecut yang hanya berani memukul dengan meminjam tangan oran

