Hansel yang masih mengikuti lelaki yang begitu mirip dengannya, matanya menatap pada lelaki itu yang membawa bayi yang sudah dikeluarkan olehnya dari dalam kandungan wanita bernama Jeora dan sangat mirip sekali dengan Jenita. Hansel menahan napasnya ketika melihat lelaki itu yang merebus bayi itu dan menggeleng pelan. Lalu matanya melihat keributan yang lainnya semua orang yang teriak dengan tangisan matanya menatap pada wanita yang mirip dengan Amel dan Jenita yang terbaring tidak bernyawa. Hansel menangis memegang dadanya. Lalu perlahan mendekati wanita mirip dengan Amel. Ingin menggapai namun tidak bisa. “Mel, ini semua apa? Kenapa aku ada di sini? Aku tidak mengerti kenapa aku ada di sini? Dan semua kejadian ini seperti sebuah karma untukku sekarang? Kenapa aku seperti melihat ma

