Teresa dan Jefian yang tahu kabar kehamilan Amel, memeluk menantu merek dengan senyuman penuh kebahagiaan. Ini kabar yang sangat membuat mereka senang. Amel kembali hamil setelah usia si kembar dua tahun. “Mel, kamu jaga kesehatan dan jangan kelelahan.” Ucap Teresa, diangguki oleh Amel. “Lagian Amel nggak lelah, kok, Ma. Mas Hansel selalu jagain Amel. Apapun yang Amel minta selalu dituruti sama Mas Hansel. Iya ‘kan Mas?” Amel melihat suaminya dan lelaki itu mengangguk. “Hem, iya. Mas akan turuti apapun yang kamu mau sayang. Mana mungkin Mas nggak turuti keinginan istri Mas ini.” Ucap Hansel, mendekati Amel. Duduk di samping Amel, membawa Amel ke dalam pelukannya. Hansel mencium pipi Amel sekilas. Amel menutup hidungnya. “Mas! Kamu belum mandi?” Tanya Amel. Hansel mendengar pertanyaa

