96. Jenita Hamil?

1208 Words

Jenita menatap pada kakaknya yang berdiri di depannya sekarang. “Untuk apa kau kemari Jenita?” tanya Jefian menatap tajam adiknya itu. Jenita tersenyum mendengar pertanyaan kakaknya barusan. “Kenapa? Tidak boleh ke sini?” tanya Jenita, main masuk ke dalam rumah. Lalu mata Jenita menatap pada Hansel yang duduk di ruang tengah dan menatap pada ponselnya. Jenita yang melihat itu segera berjalan mendekati Hansel. Namun belum sempat Jenita yang duduk di samping Hansel. Tangannya sudah ditarik. Mata Jenita menatap tajam pada Teresa yang melihatnya dengan tatapan penuh kemarahan dan mendorong tubuh Jenita sehingga wanita itu langsung terjatuh. “Aw! Hansel! Tolong aku!” ucapnya berteriak memanggil Hansel. Hansel yang sedang duduk mendengar suara Jenita yang berteriak. Hansel berdiri dan me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD