136. Kau Belum Mengenalku

1606 Words

Amel menatap pada kedua anaknya yang belajar jalan. Sebelas bulan usia kedua anaknya yang sudah bisa untuk melangkah satu atau dua langkah. Amel tertawa kecil dan bertepuk tangan. Matanya menatap pada Haiden yang mencoba untuk berjalan mendekati dirinya. Amel tertawa kecil dan langsung menangkap tubuh kecil putranya. Amel langsung mencium pipi gembul putranya. Haiden tertawa kencang dan mendoronga wajah ibunya. “Ma…. Ngannn…” ucapan Haiden semakin membuat Amel tertawa mendengarnya. “Jangan? Mama jadi sedih kalau tidak cium Haiden,” ucap Amal menunduk dan memasang wajah sendunya. Haiden mendengar apa yang dikatakan oleh ibunya, menatap ibunya dengan tatapan yang lucu begitu mengemaskan sekali. Hansel melihat itu sampai menggigit pakaiannya. Uh! Kedua anak kembarnya ini memang sungguh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD