77. Jangan Marah Lagi

1201 Words

“Kau masih marah?” Hansel menatap pada Amel yang berjalan di sampingnya. Ia menatap pada wanita yang sudah menjadi istrinya beberapa bulan ini. Amel cemberut dan memanyunkan bibirnya sambil memakan makanan yang dibuatkan oleh juru masak di rumah mereka. Ya. Hansel membawa Amel pulang ke rumah mereka. Sudah mengginap di rumah orang tua Hansel kemarin. Hansel juga malas untuk bertemu dengan orang tuanya yang akan cerewet dan mengatakan ini itu yang membuat kepalanya terasa sakit mendengar setiap mendengar apa yang dikatakan oleh ibunya yang selalu saja menuduhnya dengan perkataan yang membuat dia merasa terpojokkan dan memang lelaki jahat. “Pak Hansel tidak mua pergi ke apartemen Sarah?” Tanya Amel untuk kesekian kalinya pada suaminya ini. Hansel meletakkan sendok dan menjauhkan piri

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD