Aku tidak pernah menentang orang tua seumur hidup, sebatas membela diri jika keinginan mereka kurasa tidak sesuai dengan yang kuinginkan. Tidak sejalan dengan pikiranku. Mereka akan memberiku pengertian sebaliknya aku akan mengutarakan pikiranku hingga akhirnya kami menemukan kesepakatan. Tidak ada anak yang harusnya meragukan keputusan orang tuanya, sudah pasti demi kebaikan. Tapi, bukan sesuatu yang salah bila akhirnya setelah aku tahan-tahan tidak hanya baru satu, dua hari, melainkan sudah bertahun-tahun, aku tidak lagi bisa menunggu terombang-ambing tanpa kejelasan yang pasti. Kejelasan Alyan tadi apa memang belum cukup? Sampai-sampai Daddy kini memengaruhi diriku dengan mempertanyakan kepercayaanku pada Alyan yang baginya terlalu berlebihan di banding pada mereka, orang tuaku. Sun

