Yang belum terselesaikan

1321 Words

“Xabiru Alyan..” aku terus menyebutkan nama itu dalam posisi tidak tenangku sejak tadi. Aku berhenti melangkah, menatap Mommy yang duduk di sofa ruang Aric. Mommy sedang memijat pelipisnya. Terlihat sama sepertiku tapi jauh bisa mengatasi dengan tenang. “Mommy tidak mungkin bila tak tahu apa-apa?!” Dia menarik napas dalam, “Fay, jangan cecar Mommy sekarang. Tunggu Daddymu kembali.” “Apa sih yang kalian sembunyikan dariku?” aku tidak berhenti. Tetap mempertanyakan. “Bersabar, tunggu Daddymu kembali.” “Aku tidak bisa, Mom. Sudah setengah jam dan Daddy atau pun Alyan belum kembali ke sini juga?!” aku berdecak kesal. “Ini nih alasanku tidak langsung bilang pada kalian tentang pertemuan aku kembali dengan Alyan, tentang hubungan kami!” Aku sampai lupa bila ada Aric di atas ranjang yan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD