Bab 78 | Dua Puluh Dua Tahun yang Lalu

2531 Words

Kehangatan itu kembali Sera rasakan di tengah-tengah lingkup pertemanan yang terasa seperti kekeluargaan dari sahabat suaminya. Tidak ada satu orang pun yang membahas masalah kemarin, seolah masalah kemarin tidak pernah ada. Sejak Sera kembali bergabung, mereka hanya terus mengajak Sera melakukan ini dan itu, Nikha dan Nadia yang paling antusias dan terus mengakrabkan diri dengan Sera. Dan hari-hari liburan mereka berlalu dengan lebih menyenangkan sesuai bayangan setelah tragedi tidak diinginkan kemarin. Sore itu, dapur villa yang luas terasa begitu riuh dengan kegiatan juga sahut-sahutan mereka semua. “Eh, Ren … Lo, ya, bikin ribet, sana keluar, ah!” Nikha melempar tomat ke arah Renjana yang terus berdiri di belakang Sera. “Wanginya nikmat sekali, Dek. Gurihnya bikin lapar.” R

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD