Bab 103 | Keinginan yang Masih Terpendam

2427 Words

”Yang tenang, Sayang. Kamu terlihat tegang sekali.” Renjana berbisik di telinga sang istri. Pria itu menggenggam tangan Sera yang terlihat gugup lalu mengecupinya lembut. Mereka kini sudah berada di ruangan dokter obgyn, sebelumnya Sera sudah melakukan pemeriksaan dasar mulai dari cek urin, berat badan, hingga cek darah. Dan semua hasilnya baik. Kini saatnya pemeriksaan USG. Wanita itu sudah berbaring di brankar pasien. Tatapan Sera terlihat gugup dan cemas. Apalagi saat sang dokter mendekat dan mengatakan akan memulai pemeriksaan. Ah, Sera merasa jantungnya berdebar luar biasa, sebab akan bertemu dengan sosok tercinta yang telah hadir dalam kehidupannya. “Kita USG dulu, ya, Bu.” Dokter mengoleskan gel dingin di perut Sera dan mulai menggerakkan transduser. Layar yang semula

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD