Menggeledah habis Rumah mu

1054 Kata

Zavion tidak memperdulikan Norman bahkan suara temannya itu sama sekali tidak terdengar. Tatapannya kembali pada Hera yang menunduk takut, jarinya memilin gaun lusuh yang sebenarnya sudah tak layak pakai. Norman menyadari ada sesuatu yang tidak beres antara temannya dan gadis yang terlihat sangat ketakutan, mirip kelinci yang gemetar saat berhadapan dengan singa lapar. Tapi temannya bukan singa, Zavion tidak pantas disamakan dengan hewan buas karena hatinya sangat lembut dan pikirannya begitu positif. Kalau ingin menggambarkan Zavion, pria itu mirip pegasus yang penuh kebijaksanaan. "Aku anggap tidak mendengarnya." Suara Zavion begitu dingin, tidak sehangat biasa. Norman agak bergidik ngeri mendengarnya, beberapa detik kemudian dia tersadar. "Maksudmu? Ucapanmu barusan untuk siapa?" Ta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN