Selama perjalanan ke Widbury Hera dan Zavion tidak banyak bicara. Hera yang tidak tahu harus bagaimana begitupun dengan Zavion yang merasa bersalah karena pembicaraan terakhir kali terlalu keras menurutnya. Zavion memilih menjadi kusir agar bisa terhindar dari suasana canggung karena Hera takkan membuka suara kalau tidak ditanya lebih dulu. Gadis itu bahkan tidak mengeluh lapar ataupun haus apalagi membutuhkan pakaian baru karena pakaian lamanya sudah sangat lusuh dan tidak pantas dipakai lagi. Dengan penuh pengertian Zavion memenuhi semuanya tanpa bertanya pada Hera. Dia yang tidak pernah terlibat dengan wanita kini tampak telaten merawat seorang gadis. Hatinya senang? Tentu saja. Dia tidak pernah sesenang ini padahal bahaya di depan sedang menanti. Cepat atau lambat rekan bisnis sek

