Bab 225

2276 Kata

Pantai malam itu berubah menjadi tempat paling indah bagi Rosalinda. Langit dipenuhi bintang, suara ombak yang bergulung menjadi musik alami, dan cahaya lilin yang dipasang di meja makan kecil memberi nuansa romantis yang sulit ia bayangkan sebelumnya. Valiant sudah menyiapkan segalanya dengan sempurna. Meja itu dihias dengan bunga mawar putih segar, taplak kain lembut, serta piring porselen berkilau yang memantulkan cahaya lilin. Rosalinda melangkah pelan mendekati meja, mengenakan gaun putih ringan yang dibelikan Valiant siang tadi. Angin malam menyibakkan rambutnya, membuatnya terlihat begitu menawan meski ia sendiri tidak menyadarinya. Valiant, yang sudah berdiri menunggunya dengan setelan kasual rapi, tidak bisa menahan senyum kagumnya. Pandangannya terpaku pada Rosalinda seakan hany

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN