Bab 237

1722 Kata

Di ruang keluarga yang luas itu, Nancy masih mengomel panjang lebar. Suaranya naik turun, penuh dengan amarah bercampur kesal karena kembali mendapati Valiant menyelinap ke kamar Rosalinda malam sebelumnya. Rosalinda hanya bisa menunduk malu, sedangkan Valiant tampak santai, bahkan sambil memainkan ponselnya. Nancy meletakkan kedua tangannya di pinggang. "Valiant! Kamu itu keras kepala sekali. Sudah Mama bilang jangan masuk kamar Rosalinda malam-malam, masih juga nekat! Mau bikin calon menantu Mama ini nggak betah tinggal di sini, hah?" Valiant mendengus, tak merasa bersalah. "Mama ini kebangetan banget, deh. Aku cuma mau ngobrol sama Rosalinda, nggak ada yang aneh-aneh." Nancy mengangkat alis tinggi. "Obrolan macam apa tengah malam buta, hah? Jangan bohong sama Mama. Kamu pikir Mama ng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN