Siang itu, ruang keluarga rumah Vivienne dipenuhi suasana yang agak tegang. Nayla masih memasang wajah dingin setiap kali berpapasan dengan Valiant. Radit yang duduk di samping Nayla menatap gadis itu dengan perasaan bercampur aduk. Dia tidak ingin hubungan kakak-beradik itu rusak hanya karena dirinya. Ia tahu Nayla sangat sayang pada Valiant, dan Radit pun sadar dirinya hanya orang luar yang tiba-tiba masuk dalam lingkaran keluarga besar ini. Radit menyandarkan tubuhnya di sofa sambil menghela napas panjang. Di sampingnya, Nayla sedang menimang Julian yang mulai mengantuk, sementara Jelena tidur di pelukan Vivienne. Radit menunggu waktu yang tepat untuk bicara. Ia tahu kalau Nayla sedang sensitif, salah bicara sedikit saja bisa memicu pertengkaran. Pelan-pelan Radit membuka suara. “Nay…

