Bab 227

2384 Kata

Langit malam di atas rumah keluarga besar itu sudah sangat gelap, hanya ditemani cahaya lampu taman yang meredup dan suara serangga malam yang terdengar sayup. Rosalinda masih duduk di ruang tamu, menunggu. Jam dinding menunjukkan pukul sebelas lewat lima belas menit, dan Valiant belum juga pulang. Berkali-kali ia melirik jam tangannya, mencoba menenangkan kegelisahan yang kian menjadi. Hatinya penuh dengan tanda tanya, namun ia sudah memutuskan: malam ini ia akan berbicara langsung, apa pun risikonya. Pukul sebelas empat puluh, suara mobil akhirnya terdengar memasuki halaman. Rosalinda berdiri, jantungnya berdebar cepat. Pintu terbuka, dan Valiant masuk dengan langkah berat. Wajahnya tampak letih, dasi sudah dilepas, rambut sedikit berantakan. Begitu matanya menangkap sosok Rosalinda yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN