Beberapa jam kemudian, malam mulai larut. Hujan rintik turun membasahi jalanan kota, menambah suram suasana. Dua mobil hitam berhenti di tepi jalan dekat kawasan pinggiran kota, tempat terakhir sinyal ponsel Danny terdeteksi. Lima orang pria berpakaian serba gelap turun cepat, menyebar sesuai perintah. Pemimpin tim, pria bernama Reno, mengaktifkan alat pelacak di tangannya. Lampu kecil pada layar menunjukkan titik merah terakhir, tepat di dekat sungai kecil yang melintasi daerah itu. “Pastikan tidak ada yang tertinggal. Kita harus menemukan Danny malam ini juga,” ujar Reno, suaranya tegas namun berat. “Siap, Bos!” sahut salah satu anak buahnya sambil menyorotkan senter ke arah semak-semak. Langkah-langkah kaki mereka terdengar di antara suara hujan dan arus sungai yang mengalir dera

