Bab 121. Syukuran Rumah Terngakak

2923 Kata

Satu-satunya warisan peninggalan Niken yang masih tersisa, kini sudah diambil kembali dari para manusia serakah itu. Tidak ada perlawanan yang berarti. Agung selaku pemilik rumah yang tertera di sertifikat, mau tidak mau menandatangani surat pembalikan nama saat pengacara datang mengurusnya. Iya, semua masalah berawal karena dia terlalu meremehkan Genta. Keponakan yang bahkan seumur-umur belum pernah ditemui, lalu mendadak muncul dengan status mentereng dan calon menantu konglomerat. Dia yang sangat tahu bagaimana sifat Niken, tentu saja hal pertama yang muncul di otaknya saat itu adalah datang mencarinya. Mengira anak Niken pasti juga sebaik dan tidak tegaan seperti sepupunya itu. Dia sedang menghadapi terlilit hutang. Usaha kafenya tidak berjalan sesuai ekspektasi, padahal modalnya dar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN