Bab 166. Awas Jatuh

1914 Kata

Mobil travel akhirnya melambat ketika memasuki gerbang Queen of The South Resort. Begitu roda berhenti sempurna, suara debur ombak langsung terdengar jelas—bukan samar, melainkan nyata, dekat, seolah laut sengaja menyambut mereka. Angin pantai menerpa lembut, membawa aroma asin yang khas, bercampur wangi bunga kamboja dan melati yang berjajar rapi di sepanjang jalan setapak resort. Begitu pintu mobil dibuka, beberapa staf resort langsung menyambut dengan senyum hangat. “Selamat datang di Queen of The South Resort,” ucap salah satu staf perempuan dengan ramah, menyerahkan rangkaian bunga segar satu per satu. Bram menerimanya lebih dulu, lalu Alea, Mama Linda, Bu Shinta, hingga Ira dan Rian. Seorang staf lain menyodorkan welcome drink—minuman dingin dengan irisan jeruk nipis dan daun min

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN