"Habis dinikahin dia malah jadi putri tidur," gumam Elang, menatap Ava yang sudah dia rebahkan di ranjangnya. Di rumah utama keluarga Danuarta. Elang pun menarik selimut, tetapi terhenti sebab melihat pakaian Ava. Masih berbalut kebaya. Wajahnya juga masih ada riasan walau tipis, lalu rambut hanya Elang lepaskan saja sanggulannya yang tidak rumit tadi. Kini ... haruskah Elang gantikan pakaian Ava? Tapi kalau mengganggu tidur istrinya, bagaimana? Wah .... Betul-betul sudah jadi istri. Istri Elang. Hari itu saat matahari masih bertugas walau sudah tidak seterik saat siang bolong. Orang-orang yang menikmati hidangan resepsi kecil—rasanya tak bisa disebut resepsi juga—pun sudah bubaran. Benar-benar menikah ekspres dan asal tercatat dulu di sipil, di samping sudah sah secara agama. Ada hal

