62 | Day-1 Menjadi Istri

1114 Kata

Tak henti-henti Ava menatap cincin di jemari, bahkan sambil makan pun Ava curi-curi pandang ke sana. Ini cincin spesial soalnya. Tanda bahwa Ava sudah punya suami. Oke, ini nyata. Ava lalu menatap Kalingga Elang Danuarta yang menemaninya makan. Tadi juga Ava menyapa mama mertua—begini, kan, sebutannya? Mama Elang semakin terasa ramah saja. Hanya memang papa Elang entah di mana. Ava akan menyapanya nanti. Lain dengan Ava yang terus melihat cincin, di sini Elang justru matanya tertuju selalu di Ava. Barulah di detik terakhir makanan Ava habis, dia menoleh kepada Elang. Bersitatap. Ada senyum yang kemudian terbit di wajah tampan cucu Danuarta. Ava auto ikut senyum juga. "Besok kita ke kantor polisi," tutur Elang. Oh, iya. "Bu Dinar itu, ya?" Elang mengangguk. "Tapi sekarang mari fo

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN