Extra Part 5: Pecah Hubungan

2543 Kata

Hari senin sudah lewat, lintas minat—atau biasa disebut pelajaran tambahan di hari tertentu—matematika pun lewat juga. Bahkan kuisnya Bu Maria telah lenyap diganti oleh hari berikutnya. Kini, di pagi hari Panji bersiap untuk memanaskan mesin si Bahenol, motor kesayangannya. Caranya bukan diraba, cukup diselah agar mesinnya nyala. "Ji, berangkat bareng aku, ya?" "Gue sih yes, tapi si Bahenolnya mau nggak boncengin lo?" Syera manyun. Dia menatap sinis motor bebek Panji yang serius body-nya kayak 'B aja', cuma belentuk-belentuk di setiap, tapi menurut Syera jauh dari kata bahenol. Mending juga Syera, nih, yang tepos, tapi seksi! Dalam hati Syera berseru demikian. "Ya udah, aku naik angcot aja, deh." "Dih, pundung!" Panji mencibir. "Jadi, boleh nebeng, gak?!" "Izin dulu sama si Bahenol

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN