Bab 84

1628 Kata

Tubuh Nisa membeku ketika melihat seorang wanita tengah menjerit histeris, dia tidak percaya bahwa itu adalah Bunda nya sendiri, wanita yang dulunya lembut penuh kasih sayang. Dia mundur beberapa langkah dengan kaki yang lemas seperti jeli, “Astaghfirullah, Alden, apa yang terjadi pada Bunda." Nisa tidak kuasa menahan tangisnya. Alden menjawab sesuai dengan keterangan Dokter dan itu semua karena ulahnya sendiri, mungkin juga balasan karena sudah menyakiti Ghaffi. Namun Nisa benar-benar tidak menyangkal akan seperti ini, beberapa kali dia istighfar, air matanya menetes, mau bagaimana itu adalah Bunda nya. Wanita yang melahirkannya, wanita yang membesarkannya penuh kasih sayang. Tentu saja tidak tega melihatnya seperti ini. “Nisa!!.. Tolong Bunda.. Bunda tidak gila!!" Teriakan hist

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN