Beberapa hari sudah terlewatkan, jika memang tidak ingin kembali, Tuan George tidak memaksa, tetapi keadaan malah semakin memburuk. Bunda Azha mencoba ingin mengakhiri hidupnya untuk beberapa kali, untung saja ada petugas yang melihatnya. Tuan George mencari Dokter ahli khusus kejiwaan dan jawaban Dokter itu sangat mengejutkan. Istrinya terlalu banyak mengonsumsi obat depresi, sampai membuat beberapa sarafnya terganggu. Begitu juga dengan akal sehatnya. Tidak ada yang bisa pria itu lakukan, selain membiarkan istrinya berada di rumah sakit jiwa. *** “Boleh Ayah duduk disini?" Wanita cantik yang sedang menatap lurus kedepan, menikmati indahnya malam itu hanya melirik sekilas. Dirga menghela nafas pelan, lalu dia duduk di sebelah istrinya. “Kata maaf yang Ayah ucapkan setiap hari

