Waktu terus berjalan, keadaan kembali normal seperti biasanya. Nisa mendatangi putra sulungnya dan meminta maaf. Ghaffi sama sekali tidak mempersalahkannya sebab dia tau jika Bunda nya tengah kehilangan dan tidak bisa menerima kenyataan. Namun semua sudah membaik, mereka kembali rukun. Selain itu, Nisa juga meminta maaf kepada Rayyan, mereka sempat berdebat. Rayyan memaafkannya dengan meminta kompensasi, sepiring nasi Goreng. Nisa sama sekali tidak keberatan, setelah mendapat izin dari suaminya, dia memasak nasi goreng yang pernah menjadi favorit Rayyan dulu. Merasa semua sudah membaik, Dirga mengajak istrinya pergi liburan ke luar Negeri. hanya berdua, selama menikah, ini pertama kalinya keluar negeri tanpa anak-anak ataupun anggota keluarga lainnya. “Sayang!!" Mendengar suara
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


