Tuan George memberikan pengertian pada Dirga dan Nisa, sampai akhirnya mereka setuju, meskipun harus ada perdebatan. Selama di Kairo, Tuan George memerintahkan anak buahnya untuk memantau bagaimana Rayyan mendidik Ghaffi, Dan menurutnya, Ghaffi memang lebih cocok tinggal bersama Ayah kandungnya. banyak perubahan yang anak itu alami. Selain itu, Nisa dan Dirga bisa kapan saja bertemu dengan putra sulungnya itu. Bukan tanpa sebab Tuan George mengatakannya. Rayyan tidak ingin menikah lagi dan hanya Ghaffi yang pria itu punya, Rayyan benar-benar hidup bersama penyesalannya. “Nanti Rayyan akan membawanya ke Indonesia kalau kamu sudah melahirkan." Nisa hanya mengangguk dan Dirga mengusap lembut bahu istrinya. ** Hari-hari sudah berlalu, kehidupan yang amburadul sekarang kembali sepe

