Aku menatap jengah pada postingan beberapa Media tentang pernyataan George. Kebetulan sekali aku sedang ingin memaki, sehingga aku segera membuka room vhatnya an mengeluarkan semua makian dalam bahasa prancis sampai puas. Aku juga memakinya di grup kampus kami dan membuat banyak temanku bertanya-tanya termasuk Felik. Felik dan George adalah sahabat baik dan mereka dulu juga baik padaku. Aku tahu bahwa baik Felik maupun George, mereka menyukaiku. Felik beberapa kali menyatakan perasaanya, George hanya sekali. Mereka berdua aku tolak karena saat itu aku memang belum bisa melupakan Regarta dan tidak mau mengambil resiko menjalani hubungan dengan orang baru sementara perasaanku masih untuk Regarta. Hubungan kami baik-baik saja dan tidak ada masalah, sekalipun Regarta sangat cemburu pada merek

