Waktu terasa berjalan begitu cepat Chiko sudah menikah dengan awal pernikahan yang menimbulkan kehebohan satu keluarga. Tapi untungnya adikku mendapatkan istri yang baik sehingga aku tidak lagi mengkhawtirkannya. Chiko juga terlihat bahagia, keluarga juga terlihat bahagia jadi tidak ada yang perlu aku risaukan. Tapi yang jadi masalah adalah Jelita. Sejak penolakanku terhadap Oliver, adik bungsuku dekat dengan beberapa laki-laki yang semuanya bermasalah. Apalagi yang terakhir ternyata memiliki niat jahat dan membuat aku semakin mengkhawatirikan Jelita. Dan mungkin sedikit berlebihan karena tadi dia menangis setelah berdebat denganku masalah teman laki-lakinya. “Jangan terlalu keras sama Jelita mas,” suara Wendy terdengar lembut di telingaku. Aromanya kemudian menguar seiring dengan langkah

