BAB 32. Baju Pengantin Berdarah

1641 Kata

Setelah selesai memasang Dasi Regarta, kami keluar dari kamar. Sebenarnya aku masih malu sekali perihal tidak keluar kamar sejak kemarin. Tapi Bunda Lisa dan yang lainnya bersikap sangat ramah dan menyenangkan dan terlihat lebih menyayangiku di banding Regarta yang bagian dari keluarga ini, sehingga aku merasa lebih baik. "Bun masa Wendy telurnya dua aku satu doang sih?" Suamiku sedang protes dengan nada merajuk karena aku di buatkan dua telur sedangnya dia hanya satu. "Nggak usah manja Regarta, biasanya juga kamu makan satu. Wendy kan emang suka telur jadi Bunda buatkan dua." Teriak Bunda dari arah dapur. Aku dan Jelita yang sedang membantu Bunda di dapur cekikan bersama. "Bunda pilih kasih." Rajuknya lagi "Nggak usah di dengerin mbak Wen, emang kaya gitu tiap hati kerjaanya. Ngedram

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN