Gas Nggak Nih?

1915 Kata

Kehidupan normal Ina dan Dhannis untuk sementara harus berdamai dengan keadaan. Biasanya hari Sabtu menjadi waktu paling berharga untuk mereka sekeluarga, dari pagi hingga malam dihabiskan bersama. Namun kali ini tampaknya berbeda. Dhannis harus menjalankan tugasnya sejak pagi dan baru bisa pulang sore nanti. Dharren pun sama, sibuk dengan kewajibannya. Agar Rajasa tidak bosan, Ina memutuskan mengajaknya ke rumah Papa Windra. Kebetulan Papa Windra dan Adel sudah menanti sejak pagi. Rencana itu membuat Ina lega, setidaknya Sabtu ini tidak terlalu sepi. Setelah Rajasa bangun dari tidur paginya, sekitar pukul sepuluh, mereka pun bersiap. Suster Mega membantu menyiapkan tas kecil berisi baju ganti, s**u, dan mainan kesayangan Rajasa. "Kami berangkat dulu ya, Yang," pamit Ina kepada Eyang Ni

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN