Bukan hal yang istimewa, Jumat sore ini Pak Windra dan Anggita kembali meluangkan waktu berdua. Biasanya, Pak Windra menjemput Anggita sepulang mengajar di sekolah. Namun karena hari ini tanggal merah, ia menjemput langsung ke rumah Anggita. Dan setahu Anggita tidak ada agenda khusus selain sekadar menghabiskan sore bersama. Rencana mereka sebenarnya dimulai dari siang hari, tetapi mendadak ibu Anggita minta ditemani ke pasar dan setelahnya ikut membantunya masak, "Sudah lama ibu nggak belanja sendiri, nanti bantuin ibu masak juga ya, Nggit," begitu alasannya. Anggita akhirnya menyetir sendiri, menemani ibunya dari jam tujuh pagi hingga tengah hari sampai selesai masak. Baru sekitar pukul empat sore, ia bersiap menyambut kedatangan Pak Windra. Di dalam mobil, suasana awal terasa santai.

