Kenapa Bukan Tante Yasmin?

2010 Kata

Pagi masih gelap ketika Ina membuka ponselnya kembali. Jam menunjukkan pukul lima kurang sepuluh menit. Ia sudah mandi dan sudah salat subuh. Kopernya pun sudah ditutup rapi lagi, Ina tidak sempat mengeluarkan banyak baju, hanya baju tidur yang dia pakai tadi dan sekarang baju ganti, tentu saja itu membuatnya lebih cepat lagi membereskan isi kopernya. Ina menatap layar sejenak sebelum akhirnya menekan nama Dhannis di kontaknya. Padahal kamar mereka hanya terpisah satu dinding. Tapi Ina tidak ingin mengetuk pintu. Terlalu kikuk. Ina takut suaranya akan membangunkan anggota keluarga yang lain, apalagi Kamar om Azki dan tante Dea sangat dekat, ia khawatir niatnya membangunkan Dhannis malah ikut membangunkan orang tuanya, walaupun Ina tahu ini sudah saatnya salat subuh tapi dia tetap tidak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN