Will You Marry, Me?

2719 Kata

Malam ini udara cukup bersahabat. Tidak terlalu dingin, tidak juga terlalu gerah. Angin yang berembus dari sela jendela yang terbuka membuat tirai di apartemen Ina bergerak pelan seperti melambai - lambai. Ina sengaja membuka sedikit jendelanya karena seharian ini tidak ada udara yang masuk, jadi dia memanfaatkan waktu sebentar sebelum pergi agar ada sirkulasi udara. Ina baru saja selesai mandi. Rambutnya masih terbungkus dengan shower cap. Ia berjalan santai ke meja rias untuk memakai pelembab dan sedikit riasan supaya tidak pucat. Tapi belum sempat melakukan apapun, ponselnya berbunyi, panggilan dari Dhannis. Ternyata dia sudah di lobby. Ina menelpon resepsionis untuk memberi akses kepada Dhannis untuk naik ke atas. Baru saja ia hendak duduk dan mengoles pelembab di wajah, sudah terdeng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN