Hubungan Per-iparan Mereka

3012 Kata

Hari Selasa pagi menjelang siang, udara Kebayoran terasa hangat dengan sinar matahari yang menembus sela - sela tirai rumah Eyang Nino. Disti baru saja turun dari mobil setelah menempuh perjalanan lima belas menit dari rumahnya. Di tangannya, ia membawa sebuah tas kertas besar berisi oleh - oleh yang dibelinya sepulang dari Jepang hari Senin yang lalu. Tubuhnya masih terasa agak ringan karena sudah tiga hari terakhir ia lebih banyak beristirahat di rumah. Sejak tiba di Jakarta, ia masih beradaptasi dengan rasa mual dan muntah akibat morning sickness, sehingga baru hari ini ia cukup kuat untuk keluar. Ia langsung ke kamar Ina di lantai dua, Eyang Nino dan Yangti Sarah sedah ke rumah Aki Owie, menurut asisten rumah tangga yang menyambutnya tadi. 'Tok ..Tok..' "Naa ..." panggil Disti lalu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN