Mahmud Day Out

3238 Kata

Pagi itu, rumah keluarga besar Pratomo terasa lengang meskipun hiruk - pikuk kecil tetap terdengar dari arah dapur dan ruang tengah. Udara masih segar, aroma teh hangat yang baru saja diseduh oleh mbak ART samar - samar menguar hingga ke lantai dua. Dari kamar di lantai atas, suara langkah kecil Rajasa sudah terdengar. Bocah satu setengah tahun itu memang jarang bisa diam lama - lama. Begitu matanya terbuka, ia akan mencari alasan untuk turun entah main, entah hanya sekadar ingin memastikan ada sesuatu yang seru di bawah. Tapi kali in dia sudah siap untuk 'sekolah'. Pakaiannya sudah rapi, baju kaos dan celana pendek, kaos kaki dengan gambar Dinosourus dan sepatu sneakers dari satu merek terkenal dengan kenyaman dan modelnya. Seperti biasa, kakinya yang mungil berlari tertatih diikuti sust

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN