Papa Windra menoleh ketika mendengar suara kecil yang sangat ia kenal, benar saja cucunya yang memanggil. Hanya satu kata polos yang keluar dari mulut Rajasa, "Yang!" Tapi itu sudah cukup membuatnya berhenti sejenak dan menoleh. Senyum lebar mengembang di wajahnya, campuran antara kaget dan bahagia. Ia berjalan ke arah meja di sudut resto Jepang itu, langkahnya agak cepat. Dari kejauhan ia hanya mengira Ina bersama Rajasa karena meja mereka separuh dihalangi tembok. Namun begitu tiba di sana, ia mendapati meja itu ternyata cukup ramai. "Eh, rame," komentar papa Windra sambil tertawa kecil. Ia lalu membungkuk dan mencium kening Rajasa, membuat bocah itu langsung terkikik geli. Anya, Leah, Dhevi, Gaby dan Disti serempak berdiri menyapa, sementara suster pengasuh sibuk menjaga bayi - bayi

