Bab 106. Jawaban Indira

1100 Kata

Detik itu, dunia seakan berhenti berputar bagi Indira. Ucapan Adnan barusan—yang terbaring lemah di hadapannya, dengan selang-selang medis yang masih menempel di tubuhnya—menggema kuat di rongga hatinya. "Menikahlah denganku kembali." Jantung Indira berdegup kencang, begitu cepat hingga ia merasa tubuhnya gemetar sendiri. Bukan karena takut. Bukan pula karena ragu. Melainkan karena ucapan itu datang dari pria yang selama ini masih menduduki singgasana tertinggi dalam hatinya—mantan suaminya, Adnan. Pria yang pernah membuangnya, menorehkan luka paling dalam, hingga ia terjatuh dan harus berdiri sendiri untuk membesarkan Ian. Namun, di balik semua itu, ada kenyataan yang tak bisa dipungkiri: Adnan-lah yang rela mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan Indira dari tusukan Rima, mantan mert

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN