"Jadi, apa yang mau kamu bahas?" Varrel tidak langsung menjawab. Pria itu masih diam sambil berfikir sebelum benar-benar mengutarakan maksud dan tujuannya. Sebetulnya situasi ini sulit untuk Varrel begitupun Ayna. Tapi kalau tidak bicara, Varrel takut terjadi masalah dikemudian hari. Pertanyaan yang tak kunjung mendapat jawaban membuat Ayna menyenggol lengan suaminya. "Kenapa diam? Kamu mau bicara apa? Kalau emang ngga jadi, ayo kita ke rumah ayah sekarang. Tadi ayah kirim pesan katanya ada di rumah, aku juga bilang mau ke sana. Makanya dia nunggu." "Tim marketing kasih usul buat tambah Brand Ambassador. Mereka udah riset, udah nyari, dan mereka sepakat orang itu Laura. Bukan tanpa alasan mereka semua nunjuk Laura, Ay. Mereka liat history Laura, keaktifannya di sosial media, pengikut ju

