Step By Step

1106 Kata

"Saya akan buat kamu move on dalam waktu dekat, Ay." "Ini ide siapa semuanya?" Pelukan keduanya terlepas. Alih-alih menjawab perkataan Varrel, Ayna justru melayangkan pertanyaan lain karena dia masih tidak menyangka. Varrel tertawa kecil. Pria itu memperhatian Ayna dari ujung kepala hingga kaki. Hatinya saat ini sedang senang setelah tadi merasa was-was takut tertolak. Bersyukurnya dewa keberuntungan sedang berpihak padanya. Merasa ditatap terus menerus tanpa mendapat jawaban Ayna menyenggol lengan Varrel. "Kenapa kamu kepo banget? Soal itu jadi rahasia dapur. Tapi saya mau mastikan lagi. Jawaban kamu tadi sungguh-sungguh?" Rasa ragu memang masih menyelimuti hati Ayna. Bukan ragu soal ketulusan, tetapi Ayna ragu dengan situasinya saat ini. Akan tetapi kepalanya tetap mengangguk mengiya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN